Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah salah satu malam yang penuh dengan berkah dan manfaat tertentu.

Ada satu malam, di 10 malam terakhir Ramadhan yang diyakini paling istimewa yaitu Malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar yang dinanti oleh seluruh umat Islam merupakan malam yang penuh berkah dan nikmat terbesar dari Allah S.W.T.

Lailatul Qadar adalah karunia Ilahi yang dianugerahkan Allah S.W.T kepada Rasulullah (SAW) dan umatnya sebagai tanda cinta dan rahmat-Nya yang luas. Maka amalan seorang hamba Allah pada malam itu lebih baik dari pada kebaikan yang dilakukan selama seribu bulan.

Bulan Ramadhan, Al-Qur’an, dan malam Lailatulqadar memiliki hubungan yang erat satu sama lain seperti yang dijelaskan dalam kitab Allah dan Hadits Nabi S.A.W antara lain firman Allah SWT.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Malam Kemuliaan. Dan tahukah kamu apa itu malam kemuliaan? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (Surat al-Qadr: 1-3).

Ayat di atas yaitu ayat satu sampai tiga dalam Surat al-Qadr, ALLAH menyebutkan Lailatul qadar sebagai malam yang lebih baik dari 1.000 bulan yang setara dengan kurang lebih 83 tahun.

Artinya, barang siapa yang beribadah pada malam itu, maka baginya pahala beribadah selama 1.000 bulan atau 83 tahun. Bahkan, itu lebih baik dari 1.000 bulan.

“Misalkan kita tarawih di 10 malam terakhir Ramadhan dan malam itu adalah Lailatul qadar, sama seperti kita tarawih selama 83 tahun tanpa henti”