+62 265 2350982

HOTLINE

MOU dengan Pangandaran


UMTAS TANDA TANGANI MOU DENGAN PEMDA PANGANDARAN

Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) diwakili oleh Wakil Rektor II, Dr. Yusuf Abdullah SE., MM., menghadiri undangan DPRD Kabupaten Pangandaran yang mengadakan Rapat Istimewa Paripurna dalam rangka Hari Jadi Ke-5 Kabupaten Pangandaran pada Rabu, 25 Oktober 2017. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pemerintahan tetangga, seperti Wakil Bupati Ciamis, Wakil Walikota Banjar, Wakil Bupati Majalengka, Wakil Bupati Brebes, Ketua DPRD Tasikmalaya, Ketua DPRD Sumedang, DPRD Bandung Barat, Anggota DPRD Jabar, dan beberapa perguruan tinggi, seperti UMTAS, UNPAS, UNU Al-Ghazali Cilacap, dan lembaga tingkat daerah lainnya.

Kehadiran UMTAS di HUT Ke-5 Pangandaran tidak sekadar memenuhi undangan Pemda Pangandaran, namun ada tujuan lain, yaitu penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara UMTAS dengan Pemda Pangandaran. Perjanjian kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiriadinata dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemda Pangandaran menyambut baik perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pangandaran. “Dengan ditandatanganinya MoU ini saya berharap Pemda Pangandaran dapat menjadi laboratorium lapangan dan laboratorium kehidupan yang nyata bagi perguruan tinggi, agar hasil kajian akademik para akademisi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita akan maksimalkan peran kita masing-masing, yang jika disinergikan insya Allah akan membawa hasil yang maksimal,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Yusuf Abdullah, SE., MM., menjelaskan, bahwa perjanjian kerja sama yang dilakukan UMTAS dengan Pemda Pangandaran adalah untuk melebarkan sayap UMTAS sehingga sivitas akademika UMTAS dapat mengembangkan potensinya secara maksimal. “Perjanjian kerja sama dengan lembaga pemerintahan sudah dilakukan UMTAS dengan berbagai pemerintahan di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, bahkan di Indonesia. Konkritnya, penandatangan MoU dengan Pangandaran kali ini adalah agar dosen dan mahasiswa kita dapat melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, KKN, dan juga  PPL di daerah Pangandaran, baik itu di Puskesmas, di sekolah, dan di lembaga-lembaga terkait lainnya,” paparnya.

Perjanjian kerja sama yang ditandatangani bersamaan dengan peresmian gedung Puskesmas Parigi tersebut disepakati masa berlakunya selama lima tahun sejak ditandatangani. Semoga MoU ini menjadikan UMTAS makin cerdas berkualitas dan Pangandaran makin hebat! [nu]



Back to Top