+62 265 2350982

HOTLINE

UMTAS dan Pembukaan MUSYWIL JABAR


UMTAS MERIAHKAN PEMBUKAAN MUSYWIL IPM JABAR XVIII

 

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan seragam khasnya yaitu jas kuning keemasan sukses ‘menguningkan’ Graha Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) dan memenuhinya dengan semarak teriakan “IPM, Jaya! IPM, Jaya! IPM, Jaya!” dengan penuh semangat. Berkumpulnya para pelajar Muhammadiyah se-Jawa Barat ini adalah dalam rangka Musyawarah Wilayah (Musywil) IPM Jabar ke-18. Kegiatan yang digelar pada Jumat-Ahad, 27-29 Oktober 2017 M/ 7-9 Safar 1439 H ini dihadiri oleh 350 peserta dari seluruh Jawa Barat. Kali ini, PD IPM Kota Tasikmalaya mendapat giliran menjadi panitia lokal pelaksanaan Musywil IPM Jabar ke-18.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Gubernur Jawa Barat Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jabar yang diwakili oleh Drs. Zamzam Erawan, Walikota Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, Rektor UMTAS Dr. Ahmad Qonit AD, MA., Pimpinan Pusat IPM Velandani Prakoso, Pimpinan Wilayah IPM Jabar Rifki Fauzi, jajaran PDM Kota Tasikmalaya, PDA Kota Tasikmalaya, dan organisasi otonom tingkat daerah lainnya.

PD IPM Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan UMTAS bersepakat menjadikan UMTAS sebagai lokasi penyelenggaraan musywil. UMTAS melakukan penyambutan Gubernur dan tamu penting lainnya dengan mempersembahkan kreasiseni dari mahasiswa program studi Sendratasik (Seni Drama Tari dan Musik). Mereka mempersembahkan upacara adat kalung bunga, lengser, dan tari payung geulis. Tai ini merupakan tari kreasi mahasiswa Sendratasik yang menonjolkan produk khas Tasikmalaya yaitu payung geulis.

Menurut ketua pelaksana, Abdul Rohim, musywil ini bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2015-2017 dan memilih pengurus untuk periode yang baru. Selain itu, panitia mengucapkan terimakasih atas dukungan UMTAS. “Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada UMTAS atas dukungan dan fasilitiasi yang dengan all out diberikan kepada kami untuk mendukung berjalannya kegiatan ini,” ujarnya.

Walikota Tasikmalaya, Drs. Budi Budiman memberikan apresiasi kepada UMTAS yang sering menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bertaraf daerah, propinsi, maupun nasional. “Dua minggu lalu saya ke UMTAS untuk menghadiri kegiatan Seminar Nasional IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah-red). Hari ini saya ke UMTAS lagi untuk menghadiri acara musyawarah wilayah IPM se-Jawa Barat. Luar biasa, inilah spirit yang dimiliki Rektor UMTAS dan jajarannya guna menghadirkan generasi emas untuk masa depan Indonesia yang patut diapresiasi,” tuturnya.

Muhammadiyah, menurutnya, memiliki kontribusi yang besar untuk Indonesia, Jawa Barat, dan Tasikmalaya khususnya. Muhammadiyah juga berkontribusi dalam meningkatkan daya saing di Jawa Barat, Nasional, dan Internasional. Salah satunya adalah UMTAS yang merupakan perubahan bentuk dari STIKes Muhammadiyah Tasikmalaya, sekarang sudah berkembang memiliki tiga fakultas dengan tigabelas program studi. “Semoga UMTAS makin berkembang, fakultasnya banyak dan lulusannya berkualitas, artinya, akademiknya bagus dan leadership-nya hadir, sehingga mereka memiliki daya saing yang kuat. Satu lagi, dan ini saya tekankan, karena UMTAS berangkat dari ilmu kesehatan, saya mendukung UMTAS untuk mendirikan Fakultas Kedokteran yang pertama kali di Kota Tasikmalaya ini,” paparnya.

Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Dr. Ahmad Heryawan, Lc. Setelah menyampaikan sambutannya. “Sejak saya menjabat sebagai Gubernur Jabar pada 2008 lalu, baru sekarang saya berkesempatan hadir di UMTAS. Pernah beberapakali diundang namun tidak dapat hadir. Alhamdulillah sekarang tercatat oleh sejarah dapat hadir di sini, dan atas nama pemerintah proinsi Jawa Barat saya memberikan dukungan penuh kepada UMTAS untuk kemajuan bangsa dan negara kita tercinta,” jelasnya. [nu]

 

Release: 30 Oktober 2017
Author: Hidayah nu.



Back to Top